Kelenteng [ Kota Bogor punya
kelenteng tertua bernama Hok Tek Bio yang menjadi rumah ibadah orang-orang
Tionghoa. Wisatawan tak cuma menengok
kelenteng saja, di sekitar kelenteng ada banyak penjaja kuliner khas Bogor yang
beragam.
Suryakencana atau kawasan Chinatown Bogor, itulah jalan tegak lurus dari depan
gerbang Kebun Raya Bogor, sepanjang satu kilometer yang tak pernah tidur
menjadi surga wisata Kota Bogor. Kita dapat melihat bangunan kuno ala
China, perkampungan China totok, pertokoan, chineese food hingga street food
yang berpusat di Gang Aut.
Sejarah kelenteng [ Tak ketinggalan
pula Kelenteng Hok Tek Bio yang berada di Jl Suryakencana No 1, Bogor. Mengulas
dari sejarahnya, banyak yang bilang kalau kelenteng ini usianya sudah lebih
dari 3 abad, waw lama bukan yang
dibangun oleh warga Tionghoa yang berprofesi sebagai pedagang.
Tahun 1960 bangunan kelenteng mulai dipugar dan dirawat hingga berdiri megah
tepat di sebelah Pasar Bogor. Tak lepas dari berbagai filosofi bangunan, banyak
sekali cerita yang tersimpan dari halaman depan hingga dalam ruangan tempat
beribadah.
Keadaan kelenteng [ wisatawan dapat
mengenal budaya masyarakat Tionghoa, khususnya yang bermukim di Bogor. Biasanya
umat Tionghoa yang beribadah di sini menyebutnya dengan nama Vihara Dhanagun.
Kelenteng ini juga dicanangkan sebagai bangunan cagar budaya Kota Bogor.
Yang namanya kelenteng pasti identik dengan nuansa merah dan emas, patung
dewa-dewi, patung singa, patung naga, sesaji, pohon bambu, lukisan matahari,
bau-bauan hio, dan lainnya. detikTravel pernah beberapa kali menyambangi tempat
ini.
Saat pertama memasuki halaman kelenteng, bau hio sudah mulai menyengat di
hidung. Traveler akan disambut dua patung singa bercat emas yang duduk di sisi
kanan dan kiri yang bersanding dengan dua tungku pembakaran hio, tepat di pintu
masuk kelenteng. Di halaman kelenteng juga ditanami pohon bambu yang
menyejukkan kelenteng.

Jangan segan juga kalau traveler ingin masuk ke ruang utama
yang menjadi tempat sembahyang. Semakin ke dalam ruangan terlihat gelap dengan
pemandangan patung dewa-dewi, lilin, hio, sesaji, dan benda-benda lain khas
kelenteng. Tapi jangan sampai merusak dan menggangu orang yang sedang
sembahyang ya!
Kelenteng ini biasanya ramai didatangi umat yang
akan sembahyang di hari Sabtu dan Minggu. Kalau hari biasa, kadang-kadang
sepulang belanja mereka suka mampir ke kelenteng untuk berdoa kepada dewa.
Kalau ingin tahu tentang seluk beluk kelenteng,
biasanya ada penjaga yang akan memberi tahu sejarah dan diajak jalan-jalan
keliling kelenteng kepada wisatawan. Kelenteng ini tak cuma sebagai rumah
ibadah saja, setiap hari ada saja orang-orang yang berkumpul santai di halaman
belakang kelenteng. Selain itu ada balai pengobatan yang dibuka untuk umum.
Setiap setahun sekali menjelang Tahun Baru
Imlek, kelenteng ini juga mengadakan perayaan yang disebut dengan perayaan Cap
Go Meh se-Kota Bogor. Cap Go Meh dirayakan tanggal 15 di Tahun Baru China, yang
berarti menutupnya segala perayaan selama Tahun Baru.
Kelenteng mulai ramai dengan para umat yang
senang menyambut datangnya hari besar itu. Patung dewa-dewi mulai dimandikan,
juga kelenteng mulai dibersihkan dan didekorasi. Kelenteng ini juga menjadi
pusat budaya orang Bogor yang akan merayakan Cap Go Meh.
Banyak atraksi budaya China yang menjadi
tontonan unik dan meriah. Selain atraksi budaya China, kelenteng ini juga
menggandeng kesenian tradisional Sunda dalam meramaikan perayaan Cap Go Meh.
Semua atraksi yang akam diarak dipusatkan di Kelenteng Hok Tek Bio.
Rute Cap Go Meh di Bogor dimulai dari kelenteng,
melewati Jl Suryakencana dan berakhir di Pulo Geulis. Wisatawan tumpah ruah
menantikan arak-arakan pertunjukan di sepanjang jalur yang dilalui.
Istimewanya di kawasan kelenteng tersebut banyak
berjejer penjaja kuliner paling lezat seantero Bogor. Kalau traveler suka
chineese food, di sinilah pusatnya. Tinggal pilih saja resto sesuai selera,
sebab semua makanan di sana enak-enak. Kalau minta menu halal juga ada.
Kalau ingin menjajal street food langkahkan kaki
Anda di Gang Aut. Street food martabak, serabi, asinan, lumpia basah, sagu,
bakso, bir pletok, dan aneka street food unik lain. Lengkap dan lezat!